Selasa, 05 April 2011

FATAMORGANA ROMANTISME


Malam ini kaki kita berpijak di bumi yang sama
Tempat yang berbeda
Bermain dengan bintang bersama dinginnya malam
Mengajarkan arti memiliki
Menuntun hari-hari kemarin dengan jejak-jejak kebersamaan
Menyelimuti dengan penuh kerinduan
Mengubah hari-hari kita laksana pesta mewah
Sarat dengan tawa kebahagiaan
Itu kemarin….
Suatu malam …
Keinginanmu menikmati bintang di belahan entah
Ku ingin
Menikmati gugusan lain
Hanya Berdua
Namun kau hanya diam
Itu tak kuharapkan
Malam ini …
Dalam diam aku tetap bersama bumi
Menikmati gugusan bintang pada malam-malam berikutnya,
Yang setia mengitari matahari dalam lintasan elips
Karena dia lebih memilih menikmatinya di tempat yang berbeda
Mungkin bersama Uranus
Meski kita dalam satu lintasan elips yang sama
Tapi arah kisaran berlawanan dengan bumi
Saai ini juga ku tetap bersyukur,
Karena cinta ku tetap disini
Mencairkan lidah yang membeku
Sehingga kembali faseh berbicara
Kerana cinta telah merobek lensa mata
Sehingga kembali menangis
Karena cinta pun telah mematahkan sekat di tenggorokan
Sehingga kembali mendesah
Berharap semua ini hanya fatamorgana …

Tidak ada komentar:

Posting Komentar